Blog ini akan menerangkan project biopori atau lubang biopori untuk mencegah banjir di Jakarta.
Lubang biopori itu adalah sebagai daerah resapan air agar tidak terjadi banjir di lingkungan sekitar kita tapi secara efektif nya kita jangan membuang sampah sembarangan.
Tanggal 1 November 2014 adalah tanggal kami membuat lubang biopori. Lokasi untuk membuat lubang biopori cukup jauh dari universitas kita. Sejauh ini kami berhasil membuat 6 lubang di hari pertama. Project ini dari TFI(Teach For Indonesia) yang disampaikan oleh dosen CB Pancasila di Universitas kami. Lokasi ini ada di daerah Tangerang Selatan.
Cara membuat lubang biopori cukup mudah, cuman membeli 10 pipa berdiameter 10 cm dan tinggi sekitar 50-75 cm. Jangan lupa juga membeli alat bor untuk biopori dan tutup pipa sebanyak 10 buah.
Untuk mengetahui cara membuat lubang biopori kami akan memberi tahu caranya:
1. Gali lubang untuk menaruh 10 pipa.

2. Setelah itu kami menggunakan linggis untuk memperdalam lubang.
3. Taruh sampah organik untuk menjadi daya resapan air.
4. Terakhir tutup lubang dan menunggu untuk keesokan harinya.
Setelah selesai membikin 6 lubang biopori selama 3 jam, kami pulang dengan lelah. Hari yang melelahkan bagi kita karena kondisi tanah yang padat menjadi tantangan untuk kita. Hari kedua tanggal 8 November 2014 adalah hari terakhir untuk membuat 4 lubang biopori dan kami cukup senang bisa menyeselesaikan lubang tersebut.




No comments:
Post a Comment